Air ketuban berfungsi untuk memberi ruang kepada janin untuk bergerak sehingga tidak terjadi flaksiditas otot ekstrimitas dan berkembangnya paru. Air ketuban penting untuk menghilangkan friksi kinetik yang terjadi pada persalinan akibat tidak bullet shape-nya janin.

Ketuban pecah dini (premature rupture of the membrane) ada bermacam-macam batasan teori atau definisi, yaitu:

• Pecahnya ketuban sebelum tanda-tanda persalinan dan ditunggu 1 jam sebelum dimulainya tanda persalinan (Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan, Manuaba)
• Apabila selaput ketuban pecah saat pembukaan pada primi kurang dari 3 cm daripada multi kurang dari 5 cm (Sinopsis Obsetri & Patologi)
• Keluar cairan berupa air-air dari vagina setelah usia kehamilan berusia 22 minggu dan sebelum proses persalinan berlangsung (Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal)

MAKALAH KPD SELENGKAPNYA KLIK LINK INI

utk Word: PROM/KPD

utk PPoint: PROM/KPD

Insidens Ketuban pecah Dini (KPD) di RSIA ASRI Purwakarta berkisar antara 20-21 % dari semua pasien yang masuk ke ruang bersalin yang terhitung dari tanggal 1 Januari 2010 s/d 29 November 2010. Dari berbagai macam diagnosa yang ada di ruang bersalin RSIA ASRI diagnosa KPD yang memiliki presentase yang paling besar yaitu sekitar 21,86 %; ab inkomplit 19,96 %; AB iminens 9,12 %; PEB 7,6 %; kala II lama 7,6 %; dan IUFD 7,2 %.
Berdasarkan hal tersebut diatas maka kami tertarik untuk melakukan study kasus mengenai KPD yang berjudul Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. L di RSIA ASRI.

Link Asuhan KPD di RSIA ASRI.
PresKas ASRI

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s